Jumlah rumah tangga : -
Suku mayoritas : Kenyah
Nama Kepala Desa : Balan Ubang
Nama Kepala Adat : Bang Killa
Nama Ketua BPD :
Waktu tempuh ke kecamatan : ± 1.5 jam (mobil dan motor)
Waktu tempuh ke Malinau kota : ±1:30 jam (mobil dan motor)2 jam (pesawat)
|
Jumlah jiwa:
Jumlah KK :
Jumlah TK: 1
Jumlah SD: 1
Jumlah SLTP: -
Jumlah SLTA: -
Jumlah Pustu: 1 (satu)
|
1. Letak Desa
Desa Sungai barang, yang termasuk didalam Kecamatan Kayan selatan, terletak dihulu sungai kayan. Jarak ke ibukota kecamatan ditempuh dalam waktu 1,5 jam dengan kendaran motor dan mobil dan biayanya Rp 250.000 per motor maupun per 1 orang jika naik mobil, bisa juga ditempuh dengan jalan kaki selama 5 jam dari kecamatan menuju ke desa sungai barang melalui jalan setapak.
2. Sejarah Desa
Kepala Adat mengatakan bahwa masyarakat sudah tiga generasi bermukim di Desa Sungai Barang, dan sebelumnya pernah tinggal di Jemahang. Jemahang adalah nama bekas kampung masyarakat sebelum pindah ke Sungai Barang.
3. Penduduk
Desa Sungai Barang merupakan desa yang berpenduduk (...) rumah tangga dengan (...) jiwa dari suku etnis Lepo’ Tukung. Sedangkan sebagian penduduk sementara waktu pergi menempuh pendidikan dikota.
4. Kelembagaan di Desa
Lembaga yang ada di desa menurut Kepala Desa Sungai Barang:
• Pemerintah Desa;
• Lembaga Adat;
• Badan Perwakilan Desa (BPD);
• Kelompok Tani;
• Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK);
• Gereja.
5. Sosial budaya
a. Upacara adat
Menurut Kepala Adat Desa Sungai Barang, upacara adat yang masih dilakukan adalah pesta panen Uman Undad (Bhs. Kenyah). Namun dalam pelaksanaannya sudah ada perubahan dari segi tujuan mengadakan acara tersebut. Kepala Adat mengatakan bahwa perubahan dalam melaksanakan upacara adat baik dari segi waktu, bahan dan kerjasama masih tetap. Namun semenjak adanya agama kristen, tujuan dari upacara adat tidak lagi merupakan suatu kepercayaan tapi merupakan suatu acara keramaian.
Kepala Adat mengatakan bahwa seluruh generasi muda masih melakukan tradisi seperti yang biasa dilakukan secara turun temurun oleh leluhur yang merupakan tradisi rutin dilakukan setiap tahun jika sudah selesai memanen padi.
b. Kerjasama dan solidaritas
Kerjasama antar masyarakat sama saja sejak dulu, tidak ada perubahan. Hal ini dilihat dari kehadiran semua anggota masyarakat pada saat kerja bakti/gotong royong.
Gotong royong yang biasa dilakukan di desa:
• membersihkan jalan lingkungan desa;
• memperbaiki jalan ke ladang;
• membantu program dari pemerintah yang bersifat pemberdayaan masyarakat;
• membantu membuat rumah penduduk.
6. Sumber daya alam
Menurut Kepala Desa jenis tata guna lahan yang ada di Desa Sungai Barang adalah:
a) Ladang
b) Kebun buah-buahan
c) Hutan
7. Pendidikan
1) Infrastruktur dan pelayanan pendidikan
Di Desa sungai Barang ada 1 Taman Kanak-kanak (TK) dan 1 Sekolah dasar (SD) dengan kondisi bangunan masih terlihat baik, Alat dan buku-buku lebih banyak karena ada bantuan dari Pemerintah.
2) Mutu pendidikan
Setelah berjalannya sekolah di desa dikatakan bahwa tidak ada anak yang meninggalkan sekolah dan yang putus sekolah juga tidak ada. Anak-anak melanjutkan sekolah ke tingkat SLTP, SLTA di Long Ampung untuk tingkat lokal. dan ada juga yang menempuh pendidikan di kota hingga ke perguruan tinggi.
8. Kesehatan
a) Infrastruktur dan pelayanan kesehatan
Fasilitas kesehatan untuk Desa Sungai barang sudah ada 1 puskesmas pembantu, sehingga kalau ada yang sakit biasanya dibawa ke Pustu, jika keluhan penyakit yang biasa saja bahkan ada yang pergi berobat sampai ke kota.
b) Fasilitas air bersih
Fasilitas air bersih yang ada menggunakan pipa dan mengambil dari sumber mata air yang ada dekat desa, Pipa yang dipakai didapatkan melalui proyek dari pemerintah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar